Postingan

  MENDEWASA menapaki jalan yang gersang  beranjak dari keterpurukan menghalau segala kesedihan sendirian... untuk mimpi yang berangan meninggalkan semua yang kelabu pada masa itu, menyambut mentari kala nanti, nikmati dulu... jangan terlalu terdiam termangu, sekeras hidupmu dicoba segetir alur takdir biar menjadi angin yang menyejukkan angan -difaapril-  
By : Nadhifah A. Covid-19 Kedatanganmu, gundaku Dulu, Bumiku terasa aman nyaman Senyaman angin yg berhembusan Mentari pagi yang menyejukkan hati Menghidupkan suasana kehidupan Pun malam yang selalu dirindukan Hilir mudik kesana kemari, Bumiku tak pernah sepi Ramai canda tawa sejuta umat manusia Berbagai suka cita rasa, Bagaikan warna Namun, setalah kau datang Kau renggut semua canda tawa, Angin sejuk yang selalu kunikmati, Kini menjadi anganku setiap pagi Perlahan bumiku terasa sepi Hanya bisa terdiam merenungi Tak terdengar lagi hiruk pikuk kehidupan Keramaian di kota metropolitan, Berganti dengan renungan. Yang ada hanya terdiam dalam bilik Sambil menunggu semua membaik Jika semua yang datang akan pergi, Maka tinggalkan bumiku Dan kembalikan senyumku. *stay safe ya temen- temen, tetap #dirumahaja:)
Gambar
Senja Sinarnya yang telah merekah Bak menjadi teman, hati yang terluka Termenung dibalik jendela Melepas kepergian nya Indahnya memang sejenak saja, Yang kutau, ia tak pernah ingkar janji Memang akan pergi, tapi akan kembali Temani kesunyian hati Jikalau senja dapat berbicara Ku ingin Ia sampaikan padanya Tidak ada yang baik baik saja tentang perpisahan Menunggu pun butuh kepastian Untuk mu senjaku, Bawalah dirinya kepadaku Agar bisa duduk termenung bersama, Menikmati indahmu, Senja…